Sunday, 26 April 2015

cara kerja mesin jahit

Mesin jahit adalah mesin yang digunakan untuk menjahit. Yaitu menyatukan dua benda bisa kain, kulit dan lainnya dengan benang yang dimasukkan / ditusukkan menggunakan jarum.

Sebelum ditemukannya mesin jahit, menjahit pakaian hanya dilakukan dengan benang dan sebuah jarum yang ditemukan pada pertama kalinya di abad ke-14 dan kemudian dipatenkan oleh Charles Weisenthal pada tahun 1755 untuk digunakan pada sebuah mesin. Kemudian pada tahun 1790, Thomas Saint mematenkan mesin jahit buatannya yang ternyata tidak berhasil untuk digunakan. Sejak saat itu banyak orang yang berusaha untuk membuat mesin jahit tapi selalu gagal.

Barulah pada tahun 1830, Barthelemy Thimonnier penjahit asal perancis berhasil membuat sebuah mesin jahit yang dapat bekerja dengan menggunakan sebuah benang dan jarum kait seperti jarum bordir. Mesin temuannya itu disambut dengan buruk oleh masyarakat, karena dianggap akan menimbulkan banyaknya pengangguran.

Kemudian pada tahun 1846, Elias Howe asal Amerika Serikat berhasil membuat sebuah mesin jahit dengan dua buah benang dari arah berlawanan dan jarum yang mempunyai lubang pada ujungnya. Tahun 1860, Isaac Singer mencipkan mesin jahit yang bisa digerakkan menggunakan kayuhan pedal kaki yang kemudian dipasarkan secara besar-besaran.

Cara Kerja Mesin Jahit 2 Benang

- Benang pertama ada pada ujung jarum yang berlubang sedangkan jarum kedua digulung dalam sekoci

- jarum tersebut kemudian membawa benang pertama menembus kain hingga mencapai posisi terjauhnya

- ketika jarum naik benang pertama ditinggal dan kemudian akan membentuk sebuah lengkungan

- hook (kait) yang berada diluar sekoci mkemudian akan mengait benang dan membawanya mengelilingi sekoci, sehingga benang kedua dapat masuk diantara lengkungan benang pertama tadi

- kemudian setelah benang kedua masuk ke lengkungan benang pertama, jarum akan kembali turun dan mengakibatkan benang pertama mengencang dan mengikat benang kedua

Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibawah ini


mesin jahit satu benang


mesin jahit dua benang



- Pada bagian bawah kain terdapat gerigi yang fungsinya untuk menggeser kain, sehingga jarum terus berada beberapa milimeter dari posisi tusukkan jarum sebelumnya

Jenis Mesin Jahit Berdasarkan cara operasional :

- Mesin Jahit Manual/Mekanik

- Mesin Jahit Listrik

- Mesin Jahit Komputer

Jenis Mesin Jahit Berdasarkan fungsi dan mekanisme kerja :

- needle, straight stitch sewing machine
Mesin jahit ini digunakan untuk menjahit secara lurus.

- Overlock/Safety-stitch sewing machine
Mesin jahit ini digunakan untuk menjahit tepian kain untuk mengunci serta mempercantik kain jahit.

- Zigzag Stitch Sewing Machine
Mesin jahit ini digunakan untuk menjahit secara zigzag.

- Buttonhole Sewing Machine
Mesin ini diapaki untuk menjahit kancing baju.

- Automatic Machine
Mesin jahit multifungsi yang bisa berfungsi seperti 4 mesin jahit diatas.

- Sewing Machine For Leather or Heavy weight materials
Mesin jahit yang digunakan untuk industri manufaktur untuk membuat sepatu,tas dan lainnya

Itulah tadi penjelasan tentang cara kerja mesin jahit . Semoga bermanfaat.

cara kerja mesin tetas telur

mesin tetas telur
mesin tetas telur


Mesin tetas berfungsi untuk menggantikan proses pengeraman yang dilakukan oleh indukan. Dengan menggunakan mesin tetas, keuntungan yang diperoleh adalah kapasitas penetasan yang lebih besar. Selama ini kebanyakan mesin tetas di industri peternakan masih menggunakan sistem konvensional, dimana pemutaran telur untuk mendapatkan distribusi temperatur yang merata pada permukaan telur dilakukan secara manual. Untuk mesin tetas konvensional, dalam satu hari telur diputar sebanyak 4 kali setiap 6 jam dengan prosentase keberhasilan penetasan didapatkan sekitar 60%-70%, selain itu distribusi temperatur dan kelembaban di ruang inkubator juga tidak terkontrol dengan baik.

Dalam proses penetasan telur dibutuhkan kondisi yang optimal untuk mendapatkan persentase keberhasilan penetasan yang baik. Kondisi-kondisi yang disyaratkan adalah distribusi temperatur pada inkubator, kelembaban ruang inkubator, dan jumlah putaran telur, karena semakin banyak diputar hasil untuk mendapatkan distribusi temperatur yang merata pada permukaan telur lebih baik. Dalam penelitian ini akan dibuat suatu rancang bangun dan pengujian alat penetas telur dengan pengendalian temperatur dan kelembaban menggunakan sensor otomatis serta dilengkapi dengan motor otomatis untuk pemutaran telur.

Unggas sebagai hewan ternak menghasilkan produk pangan berupa telur dan daging. Produk unggas cenderung lebih populer di kalangan masyarakat di bandingkan dengan daging sapi karena harganya lebih terjangkau, terutama telur.

Produk yang dihasilkan instalasi unggas berupa telur konsumsi dan telur tetas. Telur yang dihasilkan berasal dari ayam arab dan ayam kampung. Telur konsumsi merupakan telur non fertile/tidak dibuahi sehingga tidak mengandung bakal bibit, sedangkan telur tetas merupakan telur fertile/yang telah dibuahi sehingga jika ditetaskan akan menghasilkan anak ayam/DOC (day old chik), anak itik/DOD (day old duck) dan anak puyuh/ DOQ (day old quail).

Penetasan telur dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara konvensional/alami dan artificial/ buatan. Penetasan secara konvensional dilakukan melalui proses yang berlangsung secara alami yaitu dengan menggunakan induk ayam/babon, sedangkan penetasan artificial dilakukan oleh manusia dengan menggunakan mesin tetas. Prinsip kerja dari mesin tetas yaitu mengkondisikan telur seperti berada dalam pemeraman induk.

Apa kelebihan menetaskan dengan mesin tetas dibandingkan menggunakan induk ayam? Telur di dalam mesin juga mengalami proses pemeraman selama 21 hari. Kestabilan suhu dilakukan dengan alat pengatur suhu yang telah melekat pada mesin, kita kenal sebagai thermostat, alat ini bekerja secara otomatis, sedangkan untuk mengetahui keadaan suhu digunakan thermometer. Pembalikan telur, pengaturan ventilasi dan kelembaban udara diatur sedemikian rupa sehingga tercipta kondisi pemeraman yang “sebenarnya”.

Hal yang perlu diperhatikan ketika kita menetaskan telur adalah telur yang akan kita tetaskan, serta petugas yang memiliki ketelatenan, keuletan dan ketelitian. Ke unggulanyang kita peroleh jika menetaskan telur dengan mesin tetas yaitu jumlah telur yang dapat kita tetaskan bisa lebih banyak jumlahnya, bisa ratusan, ribuan bahkan ratusan ribu telur, tergantung kapasitas tampung dari mesin.

Itulah tadi penjelasan singkat mengenai cara kerja mesin tetas telur semoga berguna bagi kita semua.

cara kerja pompa hidram

Pompa hidram


Pompa Hidram (  hidraulik ram ) adalah suatu alat yang digunakan untuk menaikkan air dari tempat rendah ke tempat yang lebih tinggi secara automatik dengan memanfaatkan energi yang berasal dari air itu sendiri. Alat ini sederhana dan efektif digunakan pada kondisi yang sesuai dengan syarat-syarat yang diperlukan untuk operasinya. Dalam kerjanya alat ini memanfaatkan tekanan dinamik air yang ditimbulkan memungkinkan air mengalir dari yang rendah, ke tempat yang lebih tinggi.

Penggunaan pompa hidram tidak terbatas hanya pada penyediaan air untuk kebutuhan rumah tangga, tapi juga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan air untuk pertanian, peternakan dan perikanan darat. Di beberapa daerah pedesaan di Jepang, alat ini telah banyak digunakan sebagai alat penyediaan air untuk kegiatan pertanian maupun untuk keperluan domestik.

Dalam operasinya, alat ini mempunyai keuntungan dibandingkan dengan jenis pompa lain, biaya operasinya murah, tidak memerlukanpelumasan, hanya mempunyai dua bagian yang bergerak sehingga memperkecil terjadinya keausan, perawatannya sederhana dan dapat bekerja dengan efisien pada kondisi yang sesuai serta dapat dibuat dengan peralatan bengkel yang sederhana.

Bagian-bagian utama Pompa hidram ini terdiri dari pipa pemasukan (drive pipe), pipa pengeluaran atau pipa pengantar (delivery pipe), katup limbah (waste valve), katup pengantar (delivery valve), katup udara (air valve) dan ruang udara (air chamber).


Prinsip kerja pompa hidram merupakan proses perubahan energi kinetis aliran air menjadi tekanan dinamik dan sebagai akibatnya menimbulkan palu air (water hammer) sehingga terjadi tekanan tinggi dalam pipa tabung udara. Dengan mengusahakan supaya katup limbah (waste valve) dan katup pengantar (delivery valve) terbuka dan tertutup secara bergantian , maka tekanan dinamik diteruskan sehingga tekanan inersia yang terjadi dalam pipa pemasukan memaksa air naik ke pipa pengantar.

Air mengalir dari suatu sumber atau sebuah tangki melalui pipa pemasukan dan keluar melalui katup limbah (gambar 2A). Aliran air yang melalui katup limbah cukup cepat, maka tekanan dinamik yang merupakan gaya ke atas mendorong katup limbah sehingga tertutup secara tiba-tiba sambil menghentikan aliran air dalam pipa pemasukan(gambar 2B. Aliran air yang terhenti mengakibatkan tekanan tinggi terjadi secara tiba-tiba dalam ram, jika tekanan cukup besar akan mengatasi tekanan dalam ruang udara pada katup pengantar dengan demikian membiarkan air mengalir ke dalam ruang udara dan seterusnya ke tangki penampungan (gambar 2CD).




Gelombang tekanan atau “hammer” dalam ram sebagaian dikurangi dengan lolosnya air ke dalam ruang udara dan denyut tekanan melompat kembali ke pipa pemasukan yang mengakibatkan hisapan di dalam badan ram. Hal ini menyebabkan katup pengantar menutup kembali kan menghalangi mengalirnya air kembali ke dalam ram. Katup limbah turun atau terbuka dan air dari sumber melalui pipa pemasukan mengalir ke luar dan siklus tadi terulang lagi.

Sejumlah kecil udara masuk melalui katup udara selama terjadi hisapan pada siklus tersebut. Air masuk ke dalam ruang udara melalui katup pengantar pada setiap gelombang air yang masuk ke dalam ruang udara.

Ruang udara diperlukan untuk meratakan perubahan tekanan yang drastis dalam hidraulik ram. Udara dimampatkan dalam ruang dan secara kontinyu terjadi pergantian dengan udara baru yang masuk melalui katup udara, sebab ada sebagai udara, yang telah dimanpaatkan bersama dengan air ke luar melalui pipa pengantar, dan selanjutnya ke tingkat penampungan.

Pada Gambar dibawah, diperlihatkan dengan secara sangat sederhana bentuk ideal dari tekanan dan kecepatan aliran pada ujung pipa pemasukan dan kedudukan katup limbah selama satu siklus kerja hidram.


diagram satu siklus kerja hidram




Periode 1.Akhir siklus yang sebelumnya, kecepatan air melalui ram mulai bertambah, air melalui katup limbah yang sedang terbuka, timbul tekanan negative yang kecil dalam hidraulik ram.

Periode 2.Aliran bertambah sampai maksimum melalui katup limbah yang terbuka dan tekanan dalam pipa pemasukan juga bertambah secara bertahap.

Periode 3.Katup limbah mulai menutup dengan demikian menyebabkan naiknya tekanan dalam hidraulik ram. Kecepatan aliran dalam pipa pemasukan telah mencapai maksimum.

Periode 4.Katup limbah tertutup, menyebabkan terjadinya palu air (water hammer) yang mendorong air melalui katup pengantar. Kecepatan aliran pipa pemasukan berkurang dengan cepat.

Periode 5.Denyut tekanan terpukul ke dalam pipa pemasukan, menyebabkan timbulnya hisapan kecil dalam hidraulik ram. Katup limbah terbuka karena hisapan tersebut dan juga karena beratnya sendiri. Air mulai mengalir lagi melalui katup limbah dan siklus hidraulik ram terulang lagi.

Aliran yang terjadi dari suatu tempat ke tempat yang lain pada suatu system pemipaan adalah akibat dari adanya perbedaan tinggi tekanan di kedua tempat yang bisa terjadi karena perbedaan elevasi atau karena digunakan pompa.

Gambar berikut mengilustrasikan bahwa dengan mengabaikan kehilangan tenaga skunder kecil, maka sepanjang pipa garis tekanan berimpit dengan garis tekanan. Pada bagian curat garis tenaga dan tekanan memisah, garis tenaga menurun sedikit sedangkan garis tekanan turun dengan tajam menuju ujung curat hilir di mana tekanan adalah atmosfir.


pengaliran pipa dengan kolam dan curat



Tinggi tekanan efektif yang terjadi pada ujung curat adalah :

H =H s - hf................................(1)

Akibat tinggi tekan, H pada curat menimbulkan daya (power) sebesar :

P =γ.Q.H = ρ.g.Q.H..............................(2)

dengan Hs adalah tinggi jatuh air dari kolam, dalam meter ; H, tinggi tekanan pada ujung curat dalam meter ; hf, tinggi kehilangan pada pipa ; γ , berat jenis air ; ρ , rapat masa air dalam t/m3 ; g, percepatan gravitasi dalam m/dt2; dan Q adalah debit air yang keluar dari curat dalam m3/detik.

Apabila pada ujung curat diberikan pompa hidram maka, daya (power) yang diberikan pompa hidraam adalah :

Ps= η. γ .Qs.H...............................(3)

dengan P adalah daya pompa dan η efisiensi pompa ram, Qs : adalah debit yang masuk ke dalam pompa

Dengan menggunakan persamaan Hukum kekekalan energi yaitu energi daya atau daya yang masuk ke pompa (dari curat) adalah sama dengan energi daya yang dikeluarkan pompa hidram. Pernyataan tersebut secara matematis ditukis dengan :

P s = PD

η.γ. Qs.H = γ.qd.Hd..................................(4)

Dengan PD = γ.qD.h D adalahdaya yang diberikan pompa untuk menaikkan air ke atas, jumlah debit air pada pipa pengantar dalam m3/detik ; hD, tinggi air pengantar dalam meter ; Qs dan Hsmasing-masing adalah jumlah debit pemasukan dan tinggi kolam pemasukan terhadap katup pompa hidram.

 Demikianlah penjelasan tentang cara kerja pompa hidram semoga bermanfaat.






Saturday, 25 April 2015

cara kerja jam tangan

Jam tangan


Jam tangan merupakan alat penunjuk waktu yang sangat simpel bagi manusia. Praktis dibawa kemana - mana membuat jam tangan tetap di minati banyak orang. Namun tahukah anda cara kerja dari jam tangan? Berikut akan kita sajikan tentang cara kerja jam tangan.

Ada beberapa macam cara kerja jam tangan menurut tenaga penggeraknya, yaitu kinetik, otomatis, baterai, dan tenaga surya.

1. Kinetic
Pada jam tangan kinetik terdapat baling2/bandul (Rotor) yang jam nya kalo kita goyang2 ada bunyinya. Nah rotor itu berfungsi mengalirkan energi yang dihasilkan dari pergerakannya masuk ke satu alat penampung energi yang dinamakan kapasitor. Nah dari kapasitor inilah semua kebutuhan energi jam tangan kinetik berasal.

2. Automatic
Jam tangan automatic dibagi menjadi 2 yaitu hand winding dan self winding.

~Hand winding
Jam tangan ini mendapatkan energi dari crown pada jam yang di putar. Umumnya jam-jam low-middle yang pake handwinding ini energinya bisa tahan antara 24-48 jam apa bila di putar sampai penuh. Kalau yang high end tentu lebih lama lagi periodenya.

~Self winding
Pada jam jenis ini kita hanya mengandalkan pergerakan rotor yang ada, rotor tentunya bergerak dari pergerakan pergelangan tangan kita dan menghasilkan energi yang kan dimanfaatkan buat mekanisme jam tangan kita.Jaman sekarang banyak jam ditemui dengan mode self winding saja (seperti jajaran seiko diver low end) dan handwinding saja. Dan ada juga yang memiliki fungsi keduanya.Fungsi ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan akurasi.

 3. Quartz
Pada jam tangan quartz seluruh kinerja jam kita berasal dari baterai, dan tentunya baterai memiliki usia pakai yang harus diganti per periode.

4. Eco drive,
Eco drive adalah sistemnya Citizen di mana pergerakan mekanisme jam nya menggunakan tenaga cahaya (baik cahaya buatan maupun cahaya matahari). Cahaya tersebut ditangkap oleh solar sel di bawah lapisan dial, lalu diubah menjadi energi elektrik.

Itulah tadi penjelasan singkat mengenai cara kerja jam tangan  semoga bermanfaat.

Tuesday, 21 April 2015

cara kerja remot control

remot tv


Remot control adalah sebuah alat untuk mengontrol benda lain dari jarak jauh. Menurut sistem yang di anutnya, remot control ada dua macam. Yaitu remot control dengan infra merah / infra fed ( ir ) dan remot control frekwensi radio ( rf ).

*Remot control infra merah.
Remot control infra merah memanfaatkan sinar infra merah untuk mengendalikan benda lain dari jarak jauh. Biasanya di aplikasikan pada televisi, radio, dvd, ac, dll. Remot jenis ini memiliki jangkauan yang relatif lebih pendek dibanding dengan remot rf. Dan dalam pemakaiannya agak susah sebab cahaya infra merah harus tepat mengenai penangkap sinyal. Remot ini dapat bekerja pada jarak maksimal 10 meter, bisa turun bila daya baterai melemah. Lalu kira - kira bagaimana cara kerjanya?

Untuk dapat memerintah peralatan elektronika lain, harus ada beberapa komponen. Yakni transmitter, papan rangkaian serta tombol, dan reciever.

Transmitter berfungsi sebagai pengirim perintah ke peralatan elektronika, berupa LED (light emiting diode) yang memancarkan sinar infrared atau infra merah. Umumnya berada di ujung atau di bagian depan remote yang diarahkan ke peralatan elektronika.

Papan rangkaian adalah sejumlah tombol-tombol di remote control, bentuk perintahnya tergantung dari tombol yang ditekan. Berisi rangkaian yang terintegrasi dalam IC (integrated circuit) yang membaca tombol yang ditekan, kemudian membangkitkan transmitter untuk mengirim sinyal sesuai perintah ke peralatan eletronika lainnya.

Sementara receiver adalah komponen yang terdapat pada alat elektronika yang menerima perintah, Receiver berupa fototransistor infra merah yang berperan mendeteksi pola sinyal infra merah yang dikirimkan remote control.

Cara kerjanya ialah, ketika kita memencet suatu tombol pada remote control, papan rangkaian akan membaca perintah sesuai tombol yang ditekan. Kemudian saat papan rangkaian sudah mengetahui perintahnya, hal itu akan membangkitkan transmitter untuk mengirim sinyal sesuai perintah.

Receiver yang ada pada peralatan elektronika lain pun akan mendeteksi perintah yang dikirim oleh transmitter, yakni mendeteksi pola sinyal infra merah.

Sinyal infra merah tidak dapat dilihat oleh mata kita karena sinarnya tidak termasuk gelombang elektromagnetik pada spektrum cahaya tampak, namun dapat terbaca oleh receiver dan menerjemahkannya menjadi instruksi pada peralatan elektronika.

Jarak maksimal remote control sekitar 10 meter dari peralatan elektronik dan harus searah dengan receiver. Penggunaan sinyal infra merah juga tidak dapat tembus dinding atau benda penghalang cahaya.

*Remote kontrol RF.
Remot kontrol rf ini menggunakan frekwensi radio, sehingga jarak tempuh nya jauh. Bisa mencapai 30 meter. Dan tanpa harus meluruskan remote ke penerima sinyal. Remot jenis ini biasa dipakai pada gerbang halaman rumah, mobil mainan dll.

Cara kerja remot rf ( radio frekwensi )
temot mobil

Peralatan jenis ini biasanya dilengkapi dengan sebuah device -remote- yang merupakan transmitter -pemancar- yang digunakan untuk mengontrol mobil yang didalamnya dilengkapi dengan receiver -penerima-. Frekuensi yang digunakan biasanya berada pada rentang 27 – 49 Mhz [howstuffworks] untuk beroperasi.
Ada dua jenis transmitter untuk mainan ini, yaitu:
Single function controller, dan
Full function controller.
Contoh yang menggunakan singgle function controller adalah mainan berjalan maju ketika trigger tombol pada remote ditekan dan berjalan mundur ketika trigger di lepas. Agar berhenti, remote atau mainannya harus dimatikan.
Sedangkan kebanyakan full function controllers memiliki enam kontrol:
-Maju
-Mundur
-Maju belok kiri
-Maju belok kanan
-Mundur belok kiri
-Mundur belok kanan
+Dan berhenti ketika trigger tidak ditekan.
Mari kita lihat bagaiman urutan proses yang terjadi ketika menggunakan mainan radio kontrol ini.
Pemain menekan trigger -misal: maju- pada radio remot.
Trigger yang ditekan menghubungkan konektor -saklar- sehingga mengaktifkan pin yang spesifik pada IC -integrated circuit-.
Rangkaian sirkuit aktif yang di-trigger membuat transmitter memancarkan serangkaian set pulsa digital. Setiap rangkaian pulsa memiliki pulsa singkronisasi yang diikuti dengn segmen pulsa dengan jarak yang berbeda dalam rentang waktu yang konstan. Misal, pulsa singkronisasi -yang memberitahu receiver akan informasi yang datang- adalah 4 pulsa dengan panjang 2,1 milisecond dan interval 700 microsecond dan pulsa segmen -yang berisi informasi baru- adalah pulsa dengan panjang 700 microsecond dan interval 700 microsecond.
Berikut adalah serangkaian pulsa yang digunakan dalam segmen pulsa:
Maju : 16 pulsa
Mundur : 40 pulsa
Maju belok kiri : 28 pulsa
Maju belok kanan : 34 pulsa
Mundur belok kiri : 52 pulsa
Mundur belok kanan : 46 pulsa
Transmitter mengirimkan sinyal pada gelombang radio dengan frekuensi -misal- 27,900,000 cycles per second -27,9 MHz-.
Receiver memonitor ada tidaknya sinyal pada gelombang 27,9 MHz. Ketika ada sinyal diterima, sinyal kemudian diteruskan pada filter untuk membuang sinyal yang berada diluar gelombang 27,9 MHz. Sinyal yang ada kemudian kembali dikonversi menjadi serangkaian pulsa elektrik.
Serangkaian pulsa itu kemudian diteruskan ke IC -integrated circuit- yang mendekode-kan informasi yang dibawa untuk kemudian diteruskan pada motor. Misal pulsa yang didapat adalah 16 pulsa -maju-, maka IC akan memberikan arus positif pada motor sehingga mainan berjalan maju. Jika kemudian didapat pulsa 40 -mundur-, maka IC memberikan arus negatif pada motor sehingga mainan berjalan mundur.

Itulah tadi penjelasan mengenai cara kerja remote control. Semoga bisa betmanfaat bagi kita semua.



Wednesday, 15 April 2015

cara kerja setrika listrik otomatis


 setrika listrik


Setrika berasal dari bahasa Belanda, slistrikzer . Setrika ialah cara menghilangkan kerutan pada baju dengan alat yang dipanaskan. Alat yang biasanya digunakan juga disebut "setrika". Biasanya baju yang baru dicuci harus disetrika agar kembali mulus. Hal ini terjadi sebab ketika molekul-molekul polimer dalam serat baju dipanaskan, serat-serat tersebut diluruskan oleh beban dari setrika. Setelah dingin, baju mempertahankan bentuk lurus ini. Beberapa bahan baju perlu diberi air buat melonggarkan ikatan antar molekul. Saat ini terdapat banyak bahan baju dari polimer sintetis yang dipromosikan sebagai bahan yang tak perlu disetrika.

Konsep setrika sendiri datangnya dari Cina satu abad sebelum masehi. Pada masa itu, mereka menggunakan wajan besi dengan pegangan panjang nan berisi batubara. Nah, wajan ini kemudian ditekankan di pakaian yang akan di setrika. Meski bentuknya masih agak jauh dari setrika yang kita kenal sekarang, tapi ini merupakan pencetus dari adanya setrika sekarang. Sehingga baju dan pakaian yang kita kenakan kian halus dan nggak lagi lecek.

Setrika muncul di Barat pada abad ke 17. Setrika yang pertama kali muncul pada masa itu dikenal dengan nama sadiron, yang berasal dari bahasa inggris antik sald yang berarti solid. Sadiron berbentuk sepotong besi yang ditempelkan dengan pegangan besi. Sadiron ini dipanaskan di depan tanur terbuka atau kompor. Tapi, begitu sadiron ini dipanaskan, pegangannya pun ikut panas. Makanya, buat memegang sadiron ini, kita harus menggunakan sarung tangan yang sangat tebal. Berat sadiron biasanya 2,5-4,5 kg.

Abad ke-19, sekitar tahun 1870 seorang ibu rumah tangga bernama Mary Florence Potts di Lowa menemukan penemuan yang membuat setrika jadi lebih mudah. Caranya membuat sadiron dengan dua ujung nan runcing, yang membuat menyetrika jadi lebih mudah dari dua arah. Tahun berikutnya, Mary mematenkan satu temuannya lagi yaitu sadiron dengan pegangan yang dapat di lepas, yang memungkinkan sadiron di panaskan tanpa perlu memanaskan pegangannya juga. Satu hal yang menjadi masalh ialah bahwa sadiron cepat sekali mendingin sehingga kita mesti punya beberapa setrikaan supaya dapat bergantian dipanaskan dan digunakan.

Abad ke-20 setrika listrik yang pertama kali dipatenkan sebenarnya sudah ada pada tahun 1882. Tapi, inovasi ini justru tak berhasil sebab sulit untuk digunakan. Pada waktu itu, belum banyak orang yang mendapat listrik dirumah. Kalaupun ada, biasanya listrik itu hanya dipakai pada malam hari buat menyalakan lampu. Baru pada awal abad ke-20, setrika listrik menjadi populer dan akhirnya pada tahun 1920-an mucullah setrika listrik dengan thermostat. Menyetrika jadi lebih mudah, sebab kita dapat mengatur suhunya.

Abad ke-21 setrika yang sering kita pakai sekarang pastinya sudah jauh lebih canggih dan mudah. Selain pengatur suhu, ada juga nan dilengkapi dengan wadah air yang dapat kita semprotkan bersamaan pada saat kita menyetrika. Ada pula setrika bentuk baru seperti vacuum cleaner nan memudahkan kita menghaluskan pakaian. Kalau menggunakan setrika yang mengeluarkan uap panas ini, kita tak perlu meletakkan pakaian di atas papan setrika, tapi cukup di gantung saja. Berat setrika juga makin ringan, bahkan sekarang ada setrika nan hanya berbobot 1,5 ons.

Cara Kerja Setrika Listrik
Setrika listrik merupakan salah satu alat listrik yang termasuk dalam kelompok pemanas listrik ( electric heater ), yaitu alat listrik yang menggunakan elemen pemanas sebagai komponen utamanya. Nah, bagaimana cara kerja sebuah setrika listrik?

Pada dasarnya, setrika listrik terdiri dari 4 bagian utama, yaitu elemen pemanas, gagang atau pegangan, kabel penghubung, dan lempeng logam (besi atau baja) dengan permukaan datar.

Elemen pemanas merupakan bagian setrika listrik yang bertugas untuk mengubah energi listrik menjadi energi panas (kalor). Gagang atau pegangan setrika merupakan bagian setrika yang berfungsi untuk menjalankan setrika dan terbuat dari bahan isolator yang tahan panas.

Kabel penghubung merupakan bagian setrika listrik yang berfungsi untuk menghubungkan elemen pemanas dengansumber listrik. Lempeng logam merupakan bagian setrika listrik yang berfungsi untuk meneruskan energi panas dari elemen ke baju atau kain yang dakan disetrika.

Elemen pemanas pada setrika listrik biasanya berupa koil atau lilitan dawai yang dililitkan pada selembar bahan tahan panas (biasanya asbes). Ketika kabel penghubung setrika dihubungkan ke sumber listrik, arus listrik akan segera mengalir melalui elemen.

Desain atau bentuk konfigurasi lilitan dawai pada elemen yang membentuk koil akan membuat energi listrik terdisipasi cukup besar di dalam lilitan tersebut sehingga akan timbul energi panas atau kalor yang ukurannya juga cukup besar.

Pemasangan elemen pemanas dirancang untuk memungkinkan terjadinya transfer kalor ke lempeng logam. Beberapa saat setelah setrika listrik dihubungkan ke sumber listrik, lempeng logam di bagian bawah setrika akan ikut memanas dan pada akhirnya bisa digunakan untuk menyetrika.

Pada setrika listrik produksi lama, kalor yang dihasilkan oleh elemen pemanas cenderung tak terkontrol sehingga hal ini bisa membuat elemen pemanas cepat rusak. Akan tetapi, setrika listrik produksi baru biasanya dilengkapi dengan saklar otomatis buat mengontrol besarnya energi panas tersebut. Saklar otomatis ini memanfaatkan teknologi bimetal.

Setrika listrik merupakan barang elektronik yang begitu penting untuk kita miliki. Peralatan rumah tangga yang satu ini bisa membantu anda mendapatkan pakaian yang halus sehabis dicuci dan dijemur. Setrika kebanyakan terbuat dari bahan alumunium dan baja tahan karat.

Setrika mengalami perkembangan seiring ditemukannya energi listrik. Zaman dahulu, orang-orang menghaluskan baju menggunakan setrika antik yang terbuat dari besi yang diisi arang membara. Dalam setrika listrik yang kita gunakan saat ini terdapat thermostat , yaitu alat yang berfungsi untuk mengendalikan suhu. Sehingga, baju yang disetrika mendapatkan panas yang pas sinkron dengan bahan baju dan tak merusak bahan.



Teknik Setrika
Setrika listrik yang akan digunakan pertama-tama dipanaskan terlebih dahulu. Suhu yang diambil ialah suhu rendah hingga sedang. Jangan langsung memanaskan setrika dengan temperatur tinggi sebab dapat menyebabkan elemen dalam setrika rusak.

Panas dari setrika listrik bisa menghaluskan serat kain. Hal ini sebab molekul-molekul polimer dalam serat baju dipanaskan dan diluruskan oleh beban dari setrika. Ketika sudah dingin, baju tetap mempertahankan bentuk lurus tersebut. Ada beberapa bahan baju yang perlu diberi air dengan tujuan untuk melonggarkan ikatan antar molekul polimer, seperti pada bahan katun.

Untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan, beberapa produsen setrika listrik mengeluarkan produk setrika modern yang dapat mengubah air menjadi uap air agar dapat membasahi pakaian. Lebih praktis dan ekonomis tenaga pastinya sebab Anda tak perlu repot-repot membawa air dalam semprotan.

Sementara, beberapa perusahaan elektronik terkenal lainnya juga mulai memasarkan setrika dengan desain spesifik dengan rona yang atraktif. Fungsinya tentu saja untuk memotivasi orang yang menyetrika agar tidak cepat bosan. Ada pula setrika nirkabel atau setrika portable berukuran kecil yang biasa dipakai untuk menyetrika dasi. Setrika ini mirip setrika listrik hanya saja ia dapat dibawa ke mana-mana, tanpa menggunakan kabel dan memanaskannya dengan menggunakan docking station .



Perawatan Setrika Listrik
Agar setrika Anda awet dan tak cepat rusak, bersihkan bagian bawah setrika dari kerak yamg dapat menghambat panas. Caranya sederhana saja, yaitu dengan menggunakan kain lembut yang telah direndam air teh dingin. Tentu saja lakukan hal ini ketika setrika sudah dingin atau tak sedang digunakan.
Atau, Anda dapat menggunakan kertas amplas yang halus. Gosok perlahan alas setrika yang sudah dingin atau tidak digunakan. Jangan menggulung kabel setrika, terutama sehabis digunakan sebab bisa merusak kabel setrika. Akibatnya, panas akan berkurang atau lama kelamaan menjadi rusak. Gantungkan kabel melengkung di atas paku.

Itulah tadi penjelasan mengenai setrika listrik. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

Saturday, 11 April 2015

cara kerja printer

 cara kerja printer

Printer saat ini bukan lagi sekedar alat pencetak tulisan dari PC (komputer) ke kertas. Lebih dari itu, penggunaan printer mulai merambah ke beragam lini, sebut saja sebagai juru cetak foto atau mesin fotokopi yang mampu menggandakan beragam jenis dokumen. Apabila bicara soal printer laser yang notabene banyak diandalkan pengguna kantoran untuk melakukan produksi dokumen sehari-hari. Bahkan dibeberapa perusahaan, dokumen dianggap sebagai ujung tombak dalam pengembangan bisnis. Jadi, tidak usah heran jika saat ini banyak perusahaan yang mulai pandai mendandani dokumen mereka agar bisa memenangkan tender atau menjaga citra perusahaan.Sejarah Awal Printer Laser
Jika anda jalan-jalan dan melihat sebuah toko, coba perhatikan papan jasa yang mereka pampang! Apabila terlihat kata “Xerox Copy Service”, maka bisa dipastikan tempat ini menyediakan jasa fotokopi dokumen lengkap dengan perniknya. Merek Xerox memang lekat dengan sesuatu yang berhubungan dengan fotokopi. Maklum saja, perusahaan yang dibangun sejak tahun 1906 di Amerika ini, memang memfokuskan bisnisnya dibidang penggandaan dokumen. Namun sejak Gary Starkweather, salah seorang peneliti di Xerox, mengubah sistem pengkopi dokumen ini menjadi printer laser, bisnis Xerox mulai meledak sebagai penguasa pasar printer di 70-an.

Pengguna printer laser sejak pertama kali diperkenalkan terus berkembang, begitupun dengan teknologinya. Ramainya pasar ini membuat salah satu pemain perangkat printer laser, Minolta, mulai berpikir untuk ikut memproduksi printer laser. Tahun 1993, hadirlah produk Minolata ColorScript Laser 1000, yang bisa memproduksi dokumen berwarna dan dipasarkan dengan harga US$12,499.Barulah dipertengahan tahun 1995, Apple Computer mulai mengikuti jejak Minolta dalam memproduksi printer laser berwarna dengan menghadirkan Apple Laser Writer 12/600PS yang mampu mencetak dengan resolusi maksimum 600×600 dpi dan berbekal memori internal sebesar 2MB. Harga printer Apple ini juga dijual dengan harga yang lebih murah (US$7,000) dibandingkan dengan printer buatan Minolta.Bagaimana Printer Laser Warna Bekerja?
Teknologi yang dibenamkan dibalik printer (inkjet dan laser) selalu menarik untuk diikuti. Jika printer inkjet yang banyak dipakai dirumah dan dikantor kecil dibangun dari teknologi cairan, berbeda dengan printer laser yang menggunakan media tinta berupa bubuk, atau yang biasa dikenal dengan toner. Tidak peduli apakah sebuah printer laser memiliki fasilitas warna atau tidak, pada prinsipnya kedua perangkat ini memiliki cara kerja yang sama, yaitu dengan memanfaatkan listrik statis.Inilah alasan utama mengapa printer laser harus menggunakan toner sebagai media tintanya. Minimal ada 6 komponen kunci yang dibutuhkan sebuah printer laser agar bisa bekerja, yaitu drum peka cahaya, fuser, lampu penetral, corona, unit laser, dan toner. Saat informasi dikirimkan dari PC (komputer), printer mengubahnya menjadi data khusus yang siap ditulis oleh unit laser ke permukaan drum peka cahaya. Muatan di permukaan drum yang tercahayai laser akan berubah dari elektron positif ke elektron negatif.

Selanjutnya, drum akan berputar melewati bak toner dan menarik toner (muatan positif) sesuai pola yang ditulis oleh laser tadi. Saat melewati kertas dengan muatan negatif yang lebih kuat, toner yang semula berada di drum peka cahaya akan berpindah lagi ke permukaan kertas. Sisa muatan negatif pada drum peka elektron akan langsung dinetralkan oleh lampu penetral (corona) dan siap untuk ditulisi data berikutnya. Demikian seterusnya, sampai semua data tercetak dikertas.Bubuk toner yang menempel di permukaan kertas dilelehkan oleh fuser dengan suhu tinggi agar menyatu dengan serat kertas. Sehingga tidak mengherankan jika semua dokumen yang baru saja tercetak dari printer laser akan terasa panas jika disentuh. Konsep kerja serupa juga berlaku di printer laser warna. Cuma, jenis printer laser yang ini memiliki sejumlah drum peka cahaya, unit laser, lampu penetral, corona, dan toner lebih dari 1 buah, tergantung pada banyaknya warna yang didukung oleh printer tersebut.

Sejarah Printer

Teknik cetak mencetak sudah dilaksanakan secara sederhana di Cina pada abad ke-14. Inovasi orang-orang Cina telah berhasil menciptakan tinta dan block printing yang berpengaruh besar terhadap tradisi tulisan. Tetapi perkembangan teknik cetak di Cina tidak sehebat dengan perkembangan yang terjadi di Eropa. Hal ini terjadi disebabkan alfabet Cina memiliki ribuan ideogram spesifik, yang sangat sukar jika diterapkan di mesin tik. Akibatnya, hampir tidak ada perubahan yang berarti dalam hal efisiensi produksi di Cina sebagaimana yang terjadi di Eropa.

Di awal tahun 1950-an, terjadi perkembangan budaya yang sangat pesat di Eropa yang menimbulkan kebutuhan akan proses produksi dokumen tulisan yang cepat dan murah. Adalah Johannes Guternberg, seorang tukang emas dan usahawan asal Jerman, yang berhasil mengembangkan teknologi mesin cetak yang telah mengubah tehnik mencetak secara revolusioner. Percetakan sendiri mungkin merupakan penemuan yang paling penting pada millennium lalu, walaupun dampak yang ditimbulkannya pada perekonomian global tidak terlalu besar. Penemuan mesin cetak ini memungkinkan Alkitab jadi buku pertama yang diproduksi secara massal.

Di abad 21 ini teknologi berkembang dengan cepat dan tidak mengenal batas ruang dan waktu. Salah satu teknologi yang sangat bermanfaat dan di gunakan orang diseluruh dunia adalah computer. Dengan computer banyak tugas manusia yang bisa terselesaikan. Computer sebagai alat yang membantu tugas manusia. Banyak hal yang bisa dilakukan manusia dengan computer. Salah satu prinsip yang bisa manusia ambil dari computer adalah WYSIWYG (What You See Is What You Get), apa yang terlihat (di layar monitor atau media input) adalah apa yang akan anda dapatkan. Semua itu tidak terlepas dari fungsi sebuah alat yang dinamakan Printer.

Dari waktu ke waktu, teknologi printer terus berkembang sehingga mau tidak mau bagi seseorang yang selalu berhubungan dengan komputer dan peralatan lainnya harus terus mengikuti perkembangan tersebut. Printer dalam bahasa Indonesianya berarti pencetak (alat cetak). Istilah ‘printer’ saat ini sering digunakan untuk menyebut alat cetak yang terhubung dengan komputer. Untuk menghubungkan printer dengan komputer diperlukan sebuah kabel yang terhubung dari printer ke CPU komputer. Saat ini, merk produk printer yang sering digunakan diantaranya adalah Epson, Brother, Hewlett Packard (HP), Canon, Lexmark dan masih banyak lagi.

Fungsi printer

Printer adalah salah satu hardware (perangkat keras) yang terhubung ke komputer dan mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilan lainnya dari komputer ke media kertas atau sejenis. Istilah yang dikenal pada resolusi printer disebut dpi (dot per inch). Maksudnya adalah banyaknya jumlah titik dalam luas area 1 inci. Semakin tinggi resolusinya maka akan semakin bagus cetakan yang dihasilkan. Sebaliknya, jika resolusinya rendah maka hasil cetakan akan buruk / tidak bagus.

Jenis - jenis Printer

Printer Dot Matrix

Jenis printer Dot Metrik merupakan printer yang metode pencetakannya menggunakan pita. Cetakan yang dihasilkan terlihat seperti titik titik yang saling mengubungkan satu dengan yang lainnya, sehingga hasil cetakan kurang halus dan juga kurang bagus. menurut sejarahnya jenis printer Dot Matrix ini pada awalnya menggunakan 9 Pin yang artinya dalam satu huruf akan dicetak dengan kombinasi dari 9 titik, kemudian semakin berkembang menjadi 24 pin dan tentunya dengan begitu hasil cetakan akan lebih halus. produsen printer jenis dot metrix yang cukup terkenal adalah Epson, dengan produknya Epson LX – 300, espson LX 800 dan lain-lain.

            Cara Kerja Printer Dot Matrix

Printer dot matrix pertama dikenal pada tahun 1964, pada tahun 1970, sebagian besar industri printer dot matrix dimiliki oleh perusahaan Digital dan Centronics, dan Centronics lebih memilih pasar low-end dibandingkan dengan Digital. LA30, LA36, dan Centronics 101 adalah printer dot matrix pada masa awal perkembangan printer dot matrix. pada tahun 1970-1990 printer dot matrix merupakan printer yang paling dapat diandalkan dari segi hasil dan harganya.  Pada tahun 1990 mulai muncul printer dot matrix yang mendukung koneksi ke komputer menggunakan port USB.

Printer Dot-Matrix adalah pencetak yang resolusi cetaknya masih sangat rendah. Selain itu ketika sedang mencetak, printer jenis ini suaranya cenderung keras serta kualitas untuk mencetak gambar kurang baik karena gambar yang tercetak akan terlihat seperti titik-titik yang saling berhubungan.

Head dari printer jenis ini, terdiri atas 7 atau 9 ataupun 24 jarum yang tersusun secara vertical dan membentuk sebuah kolom. Pada saat bekerja, jarum yang ada akan membentuk character images melalui gesekan-gesekan jarum pada karbon dan kertas. Printer jenis ini juga merupakan character printer. Kecepatannya sangat bervariasi, tapi untuk Epson LX-80, adalah 80 caharacter per second.

Pada saat head-printer bergerak dari kiri kekanan sambil menyentuh kertas, maka huruf yang sudah terpola dalam suatu susunan jarum akan segera muncul. Pola huruf ini kemudian diterima oleh pita karbon yang dibaliknya terdapat kertas, dan terjadilah pencetakan huruf demi huruf.

Setiap character yang terbentuk akan menimbulkan suatu pola unique yang terdiri dari pelbagai titik didalam dimensi sebuah matrix. Jenis printer dot-matrix sangatlah bervariasi, ada yang berjenis color dan ada pula yang non-color. Umumnya, printer jenis dot-matrix juga hanya mempunyai satu warna, yaitu warna hitam. Untuk printer color, digunakan pita (karbon/ribon) khusus yang mempunyai 4 warna, yaitu hitam, biru, merah dan kuning.

Printer ini masih banyak digunakan karena memang terkenal ‘bandel’ (awet). Kelebihan lainnya, pita printer dot-matrix jauh lebih murah dibandingkan dengan toner (tinta) untuk printer jenis inkjet dan laserjet.

Printer Ink Jet

Printer ini pertama dikembangkan secara ekstensif sejak 1950 dan printer inkjet yang dapat memproduksi citra dari komputer baru dikembangkan pada 1970 dan dikuasai oleh Epson, Hewlett-Packard, dan Canon.

Jenis printer Ink jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya menggunakan tinta cair. hasil cetak yang dihasilan oleh jenis printer Ink jet lebih bagus dan halus jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix, jenis printer ink jet ini juga bisa menghasilan hasil cetakan warna.

Cara Kerja Printer InkJet

Pada printer jenis Ink jet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu dengan cara menyemprotkan titik titik kecil tinta pada kertas melalui nozzle atau lubang pipa yang sangat kecil. teknologi lainnya yang dikembangkan oleh produsen printer seperti Canon dan HP dengan menggunakan panas. panas tersebut dapat membuat gelembung-gelembung tinta sehingga jika semakin panas akan semakin menekan tinta ke nozzle yang ditentukan dan tercetak pada kertas.

Karena menggunakan tinta cairan hasil cetaknya menunggu beberapa detik agar bisa kering. jenis printer ink jet ini penempatan dan pengisian tintanya bisa dimodifikasi dengan teknik infus, yaitu dengan menambahkan tabung tinta khusus pada bagian luar printer dan disambung dengan selang kecil untuk dihubungkan pada bagian pencetak di mesin printer.

Jenis Laser Jet

Printer laser pertama ditemukan oleh Gary Starkweather di Xerox pada 1969. Prototipenya adalah sebuah mesin fotokopi Xerographic yang dimodifikasi.

Printer laser warna memiliki cara kerja yang lebih kompleks karena selain memiliki lebih dari satu skema photoreceptor, juga harus tepat alignment antar warnanya.

Jenis printer laset jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya tinta bubuk atau yang biasa disebut toner dengan menggunakan perangkat infra merah. selain hasil cetak yang lebih bagus jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix maupun ink jet, printer laser jet juga memiliki kecepatan pencetakan yang tinggi dan hasil cetaknya pun juga lebih cepat kering seperti pada hasil ceta pada mesin photo copy.

Cara Kerja Printer Laser

Sebenarnya cara kerja printer laser mirip dengan mesin fotokopi, yaitu menggunakan photographic drum. Prosesnya seperti ini:

* Kawat corona mengalirkan listrik statis yang membuat drum (photo conductor) bermuatan positif.

* Unit laser (exposition) menyorotkan sinar pada permukaan drum yang berputar sesuai dengan informasi yang diperoleh dari computer. Dengan cara ini, laser menggambar huruf atau citra yang akan dicetak sebagai sebuah pola muatan listrik–sebuah citra listrik statis yang bermuatan negative.

* Selanjutnya toner atau tinta berwujud serbuk ditaburkan pada drum. Karena toner bermuatan positif, akan menempel pada area bermuatan negatif pada drum, yaitu area yang tadi sudah disorot dengan sinar laser.

* Baki kertas memasukkan selembar kertas sehingga digiling oleh drum. Sebelumnya, kertas diberi muatan negatif oleh kawat corona. Muatan itu lebih besar dari muatan negatif citra listrik statis sehingga kertas dapat menarik serbuk toner yang bermuatan positif. Karena berputar dengan kecepatan yang sama dengan perputaran drum, kertas menyalin citra yang ada di drum.

* Kertas yang telah menyalin citra itu dilewatkan pada fuser, yakni sepasang penggulung yang dipanaskan. Saat melewati fuser, serbuk toner meleleh dan menempel kuat pada serat kertas. Kemudian kertas dikeluarkan ke baki output.

* Setelah citra listrik statis pada drum dipindahkan ke kertas, drum melewati lampu pembebasan. Sorotan lampu yang terang mengenai seluruh permukaan photoconductor dan menghapus citra listrik statisnya. Lalu, drum melewati kawat corona yang memberinya muatan positif kembali.


* Proses akan diulang lagi untuk pencetakan berikutnya

Jenis LCD

Pada printer LCD dan LED cara kerjanya sama dengan printer laser, hanya saja alih-alih menggunakan laser, printer jenis ini menggunakan konsep LCD atau LED sebagai penembak ion-ion pada photoreceptor. Printer LED lebih dikenal dibandingkan dengan printer LCD. Printer LED lebih cepat dibandingkan dengan printer laser, karena ion yang ditembakkan langsung menyeluruh ke seukuran kertas. Mengurangi bagian yang bergerak dibandingkan dengan printer laser. Printer ini menghasilkan grafis berkualitas tinggi dan gambar.

Inilah penjelasan mengenai cara kerja printer semoga bermanfaat.